Pengembang perangkat lunak (Inggris:
Software Developer) adalah individu, komunitas atau perusahaan yang membuat
perangkat lunak. Pengembang perangkat lunak kemudian mengkhususkan diri untuk
mengembangkan perangkat lunak kategori tertentu misalnya Sistem Operasi, RDBMS,
web server, bahasa pemrograman dan lain-lain.
Beberapa perusahaan pengembang perangkat lunak
terkenal antara lain:
- Microsoft - mengembangkan diantaranya Microsoft Windows dan Microsoft Office
- Novell - mengembangkan SuSE Linux
- Yayasan Mediawiki - mengembangkan MediaWiki
- Sun Microsystems - mengembangkan OpenOffice.org
- Corel - mengembangkan produk Corel Graphic design
- Adobe - mengembangkan produk Macromedia dan Adobe Photoshop
- Yahoo - mengembangkan portal dan search engine internet
- Google - mengembangkan search engine internet
- Norton - mengembangkan Norton Antivirus dan Norton SystemWork
- Nero - mengembangkan produk membakar (burn) dan menulis (write) cd/dvd
- Zetrosoft - mengembangkan applikasi enterprise berbasis web
Saya sangat tertarik menjadi
seorang pengembang perangkat lunak. Apabila saya menjadi seorang pengembang
perangkat lunak, saya ingin dapat bekerja di sebuah perusahaan besar seperti
Microsoft. Apabila sudah dapat bekerja di Microsoft, tentunya saya akan dapat
banyak sekali pengalaman. Belajar menjadi Software Developer sebenarnya
membutuhkan proses dan memperbanyak pengalaman. Hal ini yang menjadi pedoman
sukses untuk menjadi Software Developer. Dari pengalaman-pengalaman yang telah
didapatkan, bisa dijadikan batu loncatan untuk saya mendirikan sebuah
perusaahan pengembang perangkat lunak seperti beberapa perusahaan pengembang
perangkat lunak terkenal yang sudah saya sebutkan sebelumnya.
Berikut langkah-langkah menjadi Software Developer
yang saya kutip dari sebuah situs web :
1. Pilih satu bahasa pemograman, pelajari konsep
dasarnya
Banyak programmer yang tidak memiliki kesabaran dalam
mempelajari bahasa pemograman. Mereka belajar dengan cara mencoba beberapa
bahasa pemograman sekaligus. Jangan meniru kebanyakan orang itu. Pilih satu
bahasa pemograman yang menarik untukmu. Dasar memilih bisa kamu sesuaikan dengan
beberapa hal yang terkait dengan kamu seperti kamu ingin membuat sesuatu dengan
bahasa pemograman yang kamu pelajari atau mungkin kamu ingin mendapatkan
pekerjaan impian kamu dengan bahasa pemograman yang kamu pelajari. Bisa saja
kamu memilih bahasa ini, karena bahasa ini sangat populer untuk saat ini dan
kedepannya. Setelah kamu menemukan bahasa pemograman yang tepat untuk kamu
pelajari. Sekarang saatnya untuk mencari buku atau tutorial yang berhubungan
dengan bahasa yang akan kamu pelajari. Disini sebaiknya kamu mempelajari konsep
dasar pemograman tersebut, bukan mempelajari konsep penuh dari bahasa tersebut.
2. Buat sesuatu yang sederhana
Sekarang kamu sudah memiliki konsep dasar satu bahasa
pemograman. Saat ini waktunya kamu untuk menguji pengetahuan kamu sampai sejauh
mana. Jalan terbaik untuk melakukannya adalah dengan mencoba membuat sesuatu. Jangan
terlalu ambisi dalam langkah ini, cukup terapkan konsep yang telah kamu
pelajari sebelumnya. Pilihlah ide untuk membuat aplikasi yang sederhana yang
dapat kamu kerjaan dan tidak membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk
mengerjakannya. Untuk pertama kali mungkin kamu dapat meniru sesuatu yang telah
ada. Cari aplikasi sederhana yang sudah ada. Mungkin saat membuatnya kamu
mengalami kesulitan. Hal ini jangan di jadikan alasan untuk terus belajar.
Ingat masih ada internet untuk memecahkan masalah kamu.
3. Pelajari sebuah framework
Sekarang waktunya kamu fokus mempelajari sebuah
framework. Kamu telah akrab dengan bahasa pemograman yang telah kamu pelajari,
dan kamu telah membuat sebuah aplikasi sederhana. Jadi kamu sudah memahami
bagaimana membuat aplikasi yang lebih besar dan baik, serta membuatnya dengan
lebih cepat. Framework akan membantu kamu membuat aplikasi dengan lebih baik
dan cepat. Sebuah framework berisi satu set kode library yang dikembangkan
untuk penggunanya. Library ini akan melaksanakan fungsi untuk melakukan tugas,
sehingga kamu tidak perlu melakukan sendiri. Terkadang beberapa developer
mengabaikan langkah ini. Tetapi disini lebih baik kamu menyedikan waktu untuk
mempelajarinya. Hal ini akan membantu kamu saat melakukan pekerjaan dengan
lebih baik dan cepat.
4. Pelajari teknologi database
Mempelajari database merupakan hal yang wajib
dilakukan oleh seorang Software Developer, dikarenakan kebanyakan aplikasi
memakai teknologi database. Saat ini sudah banyak teknologi dan bahasa query
yang sering digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Kamu sebaiknya
memilih teknologi database yang berubungan dengan bahasa pemograman dan
framework yang telah kamu gunakan saat ini. Sebagai contoh, jika kamu
mempelajari bahasa C# dan .NET sebagai framework kamu, sebaiknya kamu memilih
SQL Server sebagai teknologi database yang akan kamu pelajari, jika kamu
mempelajar JavaScript dan Node.js sebaiknya kamu memilih MongoDB sebagai
teknologi database yang akan kamu pelajari. Hal ini semua bertujuan untuk
memahami bagaiman mendapatkan dan mengolah data yang ada.
5. Mencari pengalaman kerja
Oke, sekarang kamu sudah mempunyai cukup kemampuan
dan pengetahuan untuk mendapatkan pekerjaan sebagai software developer. Mungkin
kamu saat ini belum bisa mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan dan bahkan
hampir membosankan. Namum tujuan pekerjaan ini bukan untuk bersenang-senang
atau mencari banyak uang. Pekerjaan ini sebaiknya kamu gunakan untuk belajar
dan mencari pengalaman. Bekerja untuk sebuah team pengembang perangkat lunak
yang sudah mempunyai aplikasi, hal ini akan membantu kamu untuk mengembangkan
keterampilan dan mempelajari bagaimana sistem aplikasi yang sedang kamu
kerjaan. Kamu mungkin akan berkerja untuk memperbaiki bug atau menambahkan fitur
kecil di aplikasi tersebut. Jalani sepenuh hati dan pelajari semaksimal mungkin
yag kamu mampu. Jangan pikirkan tentang uang maupun bersenang-senang. Fokus
pada pekerjaan, supaya lebih produktif dalam bekerja. Hal ini akan menambah
kemampuan kamu dibidang software developer.
6. Pelajari struktur coding terbaik
Sekarang mungkin kamu sudah memiliki pengatahuan dan
pengalaman yang luas. Sekarang waktunya kamu untuk melihat diri kamu sendiri
adalah bagaiman menulis kode program yang good, clean, maintainable, testable,
readable, and loveable. Dalam hal ini kamu bisa mempelajarinya dari beberapa
buku yang ada. Jangan khawatir tentang terlalu banyaknya pola desain yang ada.
Pada langkah ini, kamu harus fokus belajar pada struktural dalam penulisan kode
yang baik dan bekerja sesuai sistem yang ada. Kamu harus secara efisien
menerapkan algoritma dalam bahasa pemograman yang telah kamu pilih, sehingga
dapat dengan mudah dibaca dan dipahami.
7. Pelajari sebuah bahasa pemograman kedua
Setelah sampai langkah ini, kamu mungkin akan dengan
mudah memilih dan mempelajari bahasa pemograman kedua dengan pengalaman yang
telah kamu dapatkan sebelumnya. Menguasi lebih dari satu bahasa pemograman,
mungkin akan mempermudah kamu saat mengembangkan perangkat lunak dengan konsep
yang berbeda. Sehingga nantinya kamu dapat memilih bahasa terbaik yang akan
kamu terapkan pada aplikasi yang kamu kembangkan.
8. Buat sesuatu yang besar
Jika kamu telah mencapai langkah ini, maka semua akan
terlihat menyenangkan. Langkah ini berarti sudah waktunya kamu untuk
menciptakan sesuatu yang baru dan besar. Sebaiknya kamu membuat sesuatu yang
dapat mengahasilkan uang, sehingga kamu dapat menanggapinya dengan serius dan
memiliki komitmen untuk terus bekerja.
9. Mencari pengalaman kerja baru
Pada langkah ini, saatnya untuk mecari pekerjaan yang
lebih menantang. Idealnya adalah dengan mencari pekerjaan dimana kamu
mendapatkan kesempatan untuk berkeja dalam team yang sedang membuat sesuatu
yang baru. Mungkin kamu tidak akan lagi memperbaiki bug atau menambahkan
fitur-fitur kecil. Disini kamu akan berusaha menciptakan sesuatu yang baru yang
akan menambah keterampilan kamu.
10. Pelajari desain terbaik
Saat ini sudah waktunya kamu beralih dari junior
developer ke senior developer. Junior developer bertugas memelihara sebuah
sistem, sedangkan senior developer bertugas membangun dan mendesain sistem
tersebut. Kamu sekarang telah siap untuk membangun sistem, tapi kamu sekarang
perlu belajar bagaiman mendesain sistem tersebut. Dalam hal ini kamu akan fokus
mempelajari desain dan topik tingkat lanjutan seperti Design Patterns, Software
development methodologies, Behavior Driven Development (BDD), dan masih banyak
lainnya. Tujuan kamu disini adalah tidak hanya membangun sistem yang telah
dirancang oleh orang lain, tapi untuk membangun sistem sesuai dengan pemikiran
kamu, bagaimana perangkat lunak harus didesain dan jenis arsitektur apa yang
tepat untuk masalah ini.
Sumber :
- https://www.kopidev.com/10-langkah-untuk-menjadi-software-developer
- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengembang_perangkat_lunak
- https://en.wikipedia.org/wiki/Software_development
Nama : Sinta Novianka
Kelas : 4IA14
NPM : 58413503
Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Informatika

Tidak ada komentar:
Posting Komentar